TEKNIK BERBICARA DENGAN BAIK

Ngobaras bareng om Jay malam ini dengan nara sumber yang hebat yaitu bpk Dudung A. Qadir, tentang Teknik Berbicara di depan Publik

  
sumber gambar dari wag Sahabat Om Jay PGRI

Yuk kita kenalan dengan pak Dudung A. Qodir.

Pak Dudung A. Qadir adalah Ketua Dewan Eksekutif APKS PG PGRI dan WAKA SEKJEN Pengurus Besar PGRI.

Sebelum memaparkan tentang definisi dan pengertian tentang Public Speaking ala pak Dudung, belaiu membahas tentang Komunikasi.

Menurut pak Dudung kunci utama guru adalah bicara yang memiliki kemampuan bicara yang bagus dan mampu membuat siswanya untuk menyerap ilmu yang diberikan oleh gugurnya, dan kunci dalam pembelajaran bagi guru dan siswa adalah interaksi.

Mengapa komunikasi begitu penting?

Pak Dudung mengutip tulisan Mahtma Gandhi tentang Komunikasi yaitu:

1.     Ramah Tamah

Beramah tamah dalam berbicara/tutur kata, karena denga beramah tamah akan dapat mempengaruhi yang diajak bicara dan dapat menyapikan pesan serta diterima oleh yang mnerima pesan dengan baik/efektif

 2.            Berfikir Positif

          Siapa saja yang berfikir positif  akan mewujudkan keyakinan

Dengan beramah tamah dalam komunikasi akan mewujudkan mutual understanding dan pesan akan sampai dengan baik dan positif

Selanjutnya, Komunikasi menurut pak Dudung adalah:

1.     Membangun sebuah keyakinan

2.     Membangun sebuah pengertian

3.     Membangun sebuah cinta

4.     Membangun Komunikasi yang baik

Dan komunikan yang baik adalah

1.     Mendengar (komunikan yang baik/pemimpin yang baik harus mendengar)

2.     Komunikan yang baik tidak menghaikimi

3.     Komunikan yang baik adalah yang mumpuni dan sabar

4.     Komunikan yang baik adalah arif dan bijaksana

5.     Komunikan yang baik welas asih cinta kasih sayang

QUANTUM TEACHING AND LEARNING

Secara teori:

“GURU YANG BAIK ADALAH GURU YANG MAMPU MENGETAHUI KADAR KEMAMPUAN SISWA  DENGAN MENGHANTARKAN PESAN PESAN YANG BISA DITERIMA OLEH SISWA DAN MAMPU MENGGETARKAN, MENGARAHKAHKAN MENGAJAK MEMPENGARUHI DAN MENGUASAI MASALAH UNTUK DIDELIVER DAN DAPAT DITERIMA OLEH SISWA DENGAN BAIK.”

 

Membangun komunikasi

·        Mengecek perserpsi dengan yang diberi pesan

·        Melatih kemampuan komunikasi verbal

·        Melatih kemampuan komunikasi non verbal (gestur)

 Dan komunikan yang baik adalah

1.     Mendengar (komunikan yang baik/pemimpin yang baik harus mendengar)

2.     Komunikan yang baik tidak menghaikimi

3.     Komunikan yang baik adalah yang mumpuni dan sabar

4.     Komunikan yang baik adalah arif dan bijaksana

5.     Komunikan yang baik welas asih cinta kasih sayang

QUANTUM TEACHING AND LEARNING

Secara teori:

“GURU YANG BAIK ADALAH GURU YANG MAMPU MENGETAHUI KADAR KEMAMPUAN SISWA  DENGAN MENGHANTARKAN PESAN PESAN YANG BISA DITERIMA OLEH SISWA DAN MAMPU MENGGETARKAN, MENGARAHKAHKAN MENGAJAK MEMPENGARUHI DAN MENGUASAI MASALAH UNTUK DIDELIVER DAN DAPAT DITERIMA OLEH SISWA DENGAN BAIK.”

Membangun komunikasi

·        Mengecek perserpsi dengan yang diberi pesan

·        Melatih kemampuan komunikasi verbal

·        Melatih kemampuan komunikasi non verbal (gestur)

Komunikasi adalah suatu proses cara penyampaian pesan yang dapat diterima dengan baik.

Komunikasi yang lain adalah presepsi yang artinya menyampaikan pesan tapi diterima dengan perbedaan pendapat atau pikiran. Ini terjadi atas dasar perbedaan pendapat/budaya dan prinsip,

Seorang komunikator harus Mampu menjaga apa yang ada dipikiran kepada sipenerima pesan. Komunikasi yang efektif merupakan sesuatu yang diinginkan oleh setiap orang.

Selanjutnya pak Dudung memaparkan tentang Public Speking, Menurut beliau public speaking (disebut juga orally atau orasi) adalah memberikan speech face to face kepada audiens secara langsung. Namun karena evolusi berbicara didepan umum, secara modern dipandang sebagai segala bentuk berbicara (secara formal dan informal) antara audiens dan pembicara. Secara traditional, public speaking dianggap sebagai bagian dari seni persuasi. Tindakan ini dapat mencapai tujuan tertentu termasuk untuk meninformasikan. Membujuk dan menghibur. Selain itu, metode, struktuktur dan aturan yang berbeda dapat digunakan sesuai kaidah kaidah komunikasi.

Selanjutnya cara komunikasi menurut pendapat pak Dudung yaitu:

komunikasi yang bisa digunakan melakukan komunikasi efektif, yaitu dengan menggunakan bahasa yang gampang dimengerti, intonasi suara yang baik dan sesuai dengan ekspresi yang dikeluarkan, bahasa atau gerak tubuh yang benar, kontak mata, serta lawan bicara yang juga mendengarkan 

Prinsip Terpenting Komunikasi Efektif

 

1.Respect

Hukum pertama yang terpenting dalam komunikasi yang efektif adalah sikap menghargai (respect) setiap individu yang jadi tujuan pesan yang kita sampaikan. Mengapa ini penting? Karena pada prinsipnya manusia ingin dihargai dan dianggap penting.

2.Empathy

Empati merupakan kemampuan kita untuk menempatkan diri sendiri pada situasi atau kondisi orang lain. Apa yang jadi ‘syarat utama’ untuk memiliki sikap empati? Ialah kemampuan kita untuk mendengarkan atau memahami terlebih dulu, sebelum kita meminta untu didengarkan atau dipahami oleh orang lain. Aktivitas komunikasi untuk marketing juga diperlukan kemampuan untuk mendengar dan menangkap umpan balik dari audiens atau penerima pesan.

3.Audible

Pada dasarnya, audible bisa bermakna seperti ini: dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik. Audible berarti pesan yang kita sampaikan dapat diterima oleh penerima pesan. Hukum ini mengatakan bahwa pesan harus disampaikan melalui media, sedemikian rupa, sehingga bisa diterima dengan baik oleh si penerima pesan.

4. Clarity

Hukum keempat yang terkait dengan itu adalah kejelasan dari pesan itu sendiri sehingga tidak menimbulkan berbagai penafsiran yang berbeda-beda. Salahan penafsiran dalam komunikasi dapat menimbulkan berbagai dampak yang tidak sepele.

Clarity dapat pula berarti keterbukaan. Dalam berkomunikasi kita perlu bersikap terbuka, sehingga dapat menimbulkan rasa percaya dari penerima pesan. Ini sangat penting diterapkan oleh pemimpin kepada anggota timnya.

5.Humble

Hukum kelima dalam membangun komunikasi efektif adalah sikap humble atau rendah hati. Sikap ini ada kaitan dengan hukum pertama yaitu membangun rasa menghargai orang lain. Humble dibarengi dengan sikap terbuka dengan kritik dan saran, tidak memandang rendah orang lain, memaafkan, berani mengakui kesalahan, dan penuh pengendalian diri. Itulah prinsip terpenting komunikasi efektif. Sudahkah Anda melakukannya?

https://youtu.be/2Bsi0rhKoRA

 



Comments

IBU

BLOG SEBAGAI SARANA BELAJAR DAN MENGAJAR

DESIGN COVER BUKU YANG MENARIK

MEMBUAT FLYER DAN INFOGRAFIS