PENGENALAN PENERBIT INDIE

TANGGAL PERTEMUAN  : 14 APRIL 2021

RESUME KE                         : 5

TEMA                                    : PENGENALAN PENERBIT INDIE

NARSUM                              : BPK. MUKMININ S.Pd., M.Pd

GELOMBANG                     : 18

 
sumber gambar dari WAG BELAJAR MENULIS BERSAMA PGRI gelombang 18

Siang hari ini kita kembali pada kuliah kelas menulis khususnya gelombang 18, dipandu oleh Mr. Bams dengan Narsum Bpk. Mukminin S.Pd., M.Pd., dengan sapaan akrabnya Cak Min. Namun seperti biasa sang pemandu acara menyampaikan susunan acara sebagai berikut:

a.       Pembuka

b.      Materi

c.       Sesi Tanya jawab

d.      Penutup

Pada sesi pembuka, sudah dibuka oleh Mr. Bam dengan berdoa begitu juga Narsum membuka kelas dengan berdoa terlebih dahulu. Sebelum menulis resume materi yang dipaparkan oleh pemateri, ada baiknya melihat profile Narsum terlebih dahulu agar dapat mengenal beliau lebih jauh.

Karir

a.       Guru (PNS ) di SMP I Kedungpring Lamongan sejak 1989-2020 (31 th) sampai sekarang.  

b.      Konsultan Umroh dan Haji Plus PT. ARMINAREKA PERDANA CABANG LAMONGAN 

c.       Penulis buku di usia 55 tahun 

d.      Penerbit buku Kamila Press Lamongan

 

Prestasi

·         Menjadi Nara sumber belajar menulis online di WA grup PGRI asuhan Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd., ( Om Jay) Guru, penulis,  Blogger, dan Yutubber. 

·         Menjadi Nara sumber di Pelatihan menulis buku ber-ISBN bersama tim ( Ibu Noralai Purwa Yunita,M.Pd., ( penulis hebat),  Kang Haji Encon Rahman,S.Pd., gupresnas dan internasional, dan Bpk Sudomo, S.Pt, Penulis cerpen).

Karya

A. Buku Solo : 

1.      Buku solo 55 Pantun Nasihat  th.2020 penerbit Kelompok Majas Bojonegoro. 

2.      Jurus Jitu Menjadi Penulis Handal Bersama Para Pakar  ( Percetakan Pustaka Ilalang ) Penerbit Kamila Press 2020

B. Karya Bersama:

1.      Antologi Pusat Belajar Guru Bojonegoro th. 2020.

2.      Antologi puisi Guru dan Siswa SMP I Kedungpring dalam Goresan Pena ( Dalam Pandemi Covit 19) th.  penerbit Ilalang 2020

3.      Antologi Musim Ketiga penerbit Dwi Putra Jaya Bojonegoro 2020

4.      Semangatenulis Bersama Bu Kanjeng penerbit Oase Pustaka Jateng 2020

5.      Pena Digital Guru Melenial ( Antologi Guru Bloger Bersama Om Jay dan PGRI) Penerbit Oase Jateng 2020

6.      Rona Korona Duka dan Ria (Antologi Puisi Pandemi Covid-19) Mukminin, Dkk. Penerbit Oase Jateng 2020.

7.      Menciptakan Pola Pembelajaran yang Efektif dari Rumah. Wijaya Kusumah,Dkk. Penerbit Tata Akbar. 2020

8.      Antologi Kisah Inspirasi Sang Guru. Mukminin,Dkk, ( Percetakan Pustaka Ilalang) Penerbit Kamila Press. 2020

Sumber gambar dari WAG BELAJAR MENULIS BERSAMA PGRI GELOMBANG 18

URAIAN MATERI

Uraian materi yang disampaikan oleh Ck Min adalah Pengenalan Penerbit Indie. Namun sebelum menjabarkan materi tersebut, Cak Imin menerangkan terlebih dahulu langkah langkah penulisan agar bisa diterima oleh Penerbit Indie.

Langkah langkah penulisan:

 1, Pra Writing

Tahap pertama yang bisa Anda lakukan adalah  tahap pra writing yaitu penulis akan mulai mencoba mencari ide yang sesuai dengan tema yang ditulis. Tema sesuai pasion yang disukai. Boleh fiksi maupun non-fiksi. Ide bisa dari pemgalaman, dari hasil membaca buku, majalah, koran ada kejadian yang sedang berlangsung

2. Drafting/ out line

Tahap kedua adalah drafting atau out line, pada tahap ini seorang penulis  mulai membuat out line atau daftar isi buku yang akan ditulis atau dikembangkan menjadi  naskah buku.

3. Wraiting

Tahap ke-3 menulis.

Saat proses ini, penulis mulai menulis dan mengembangkan kerangka atau daftar isi untuk dijadikan naskah yang lengkap dengan diperlukan kreativitas penulis dalam  membuat karya-karyanya. Kreatifitas itu berupa kemampuan merangkai kata, kemampuan menggunakan majas, kemampuan berekspresi, agar tercipta tulisan yang menarik dibaca.

4. Revisi dan  Editing

Revisi

Setelah menuliskan banyak hal yang ingin ditulis pada naskah, pada tahap selanjutnya adalah mulai mengoreksi atau merevisi tulisan mana yang baik dicantumkan atau tidak. Pada tahap ini, Anda akan mencari tahu dimana letak kekurangan tulisan. Apakah sudah sesuai dengan alur, atau masih melebar kemana-mana. Dan dilanjutkan tahap revising.  Seorang penulis dapat mengubah beberapa bagian dari tulisannya. Ia juga bisa menambah isi tulisannya. Ia dapat menambahkan data baru, ia dapat menghilangkan opini tertentu, dan lain sebagainya. Intinya, melalui tahap revisi inilah penulis akan memoles karyanya, ia akan menjadikan tulisan tersebut semakin menarik lagi.

Editing.

Pada tahap ini penulis akan menjalankan proses pengeditan terhadap karyanya. Berbeda pada tahap revisi yang masih bisa menambah mengurangi isi tulisan, pada tahap ini penulis hanya memperbaiki berbagai kesalahan tanda baca, kesalahan pola kalimat, dan berbagai kesalahan tata bahasa lainnya. Meskipun nanti tulisan Anda akan kembali diedit oleh editor di penerbit, seorang penulis tetap harus berusaha menyunting tulisannya sendiri atau dengan istilah lain Swasunting.

5. Publikasi

Jika sudah yakin dengan tulisan naskah yang untuk dijadikan buku, maka saat memasuki tahap akhir yakni publikasi. Pada tahapan ini naskah bisa dikirim ke penerbit.

Pertanyaan yang muncul kemudian, apakah bisa menemukan penerbit yang bisa menerima naskah yang sudah dibuat melalui proses yang tidak sebentar? Nah Cak Imin menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan ada banyak penerbit yang bisa menerbitkan buku secara independen (penerbit Indie) yang siap membantu untuk menerbitkan naskah penulis.

MENGENAL PENERBIT BUKU

Penerbit Buku ada 2 jenis yaitu Penerbit Mayor dan Penerbit Indie.

Perbedaan Penerbit Mayor dan Indie adalah sebagai berikut:

1.  Jumlah Cetakan

Penerbit mayor.

Penerbit mayor mencetak bukunya secara masal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000 eksemplar atau minimal 1000 eksemplar untuk dijual di toko-toko buku.

Penerbit indie.

Hanya mencetak buku apabila ada yang memesan atau cetak berkala yang dikenal dengan POD ( Print on Demand) yang umumnya didistribusikan melalui media online Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, WA grup dll.

2.  Pemilihan Naskah yang Diterbitkan

Penerbit mayor

Naskah harus melewati beberapa tahap prosedur sebelum menerbitkan sebuah naskah. Tentu saja, menyambung dari poin yang pertama, penerbit mayor mencetak bukunya secara masal 1000 - 3000 eksemplar. Mereka ekstra hati-hati dalam memilih naskah yang akan mereka terbitkan dan tidak akan berani mengambil resiko untuk menerbitkan setiap naskah yang mereka terima. Penerbit mayor memiliki syarat yang semakin ketat, harus mengikuti selera pasar, dan tingginya tingkat penolakan.

Penerbit indie:

Tidak menolak naskah. Selama naskah tersebut sebuah karya yang layak diterbitkan; tidak melanggar undang-undang hak cipta karya sendiri, tidak plagiat, serta tidak menyinggung unsur SARA dan pornografi, naskah tersebut pasti kami terbitkan. Kami adalah alternatif baru bagi para penulis untuk membukukan tulisannya.

3.  Profesionalitas

Penerbit mayor:

Penerbit mayor tentu saja profesional dengan banyaknya dukungan SDM di perusahaan besar mereka.

Penerbit indie

Penerbit pun profesional, tapi sering disalah artikan. Banyak sekali anggapan menerbitkan buku di penerbit indie asal-asalan, asal cetak-jadi-jual. Sebagai penulis, harus jeli memilih siapa yang akan jadi penerbi. Jangan tergoda dengan paket penerbitan murah, tapi kualitas masih belum jelas. Mutu dan manajemen pemasaran buku bisa menjadi ukuran penilaian awal sebuah penerbitan. Kadang murah Cover kurang bagus, kertas dalam coklat kasar bukan bookpaper (kertas coklat halus). Penerbit Indie yang baik dan professional menjaga mutu, Cover bagus cerah mengkilat isi buku kertas cokal halus awet (bookpapar).

4.  Waktu Penerbitan

Penerbit mayor  

Pada umumnya sebuah naskah diterima atau tidaknya akan dikonfirmasi dalam tempo 1-3 bulan. Jika naskah diterima, ada giliran atau waktu terbit yang bisa cepat, tapi ada juga yang sampai bertahun-tahun. Karena penerbit mayor adalah sebuah penerbit besar, banyak sekali alur kerja yang harus mereka lalui. Bersyukur kalau buku bisa cepat didistribusikan di semua toko buku. Namun, jika dalam waktu yang ditentukan penjualan buku tidak sesuai target, maka buku akan dilepas oleh distributor dan ditarik kembali oleh penerbit.

Penerbit indie:

Proses cetak dilakukan dengan cepat sesuai pesanan. Dalam hitungan minggu buku sudah bisa terbit. Karena tidak fokus pada selera pasar yang banyak menuntut ini dan itu. Penerbit Indie menerbitkan karya yang penulisnya yakin karya tersebut adalah karya terbaiknya dan layak diterbitkan.

5.  Royalti

Penerbit mayor 

Pada umumnya penerbit mayor mematok royalti penulis maksimal 10% dari total penjualan. Biasanya dikirim kepada penulis setelah mencapai angka tertentu atau setelah 3-6 bulan penjualan buku.

Penerbit indie:

Pada umumnya 15-20%  dari harga buku. Dipasarkan dan dijual penulis lewat media social seperti Facebook, Instagram, wa grup, Twitter, status, dll

6. Biaya penerbitan

Penerbit mayor:

Biaya penerbitan gratis. Itulah sebabnya mereka tidak bisa langsung menerbitkan buku begitu saja sekalipun buku tersebut dinilai bagus oleh mereka. Seperti yang sudah disebut di atas, penerbit mayor memiliki pertimbangan dan tuntutan yang banyak untuk menerbitkan sebuah buku karena jika buku tersebut tidak laku terjual, kerugian hanya ada di pihak penerbit.

Penerbit Indie

Berbayar sesuai aturan masing-masing penerbit. Antara penerbit satu dengan yang  lain berbeda. Karena pelayanan dan mutu buku yang diterbitkan tidak sama.

Contoh penerbit mayor adalah Gramedia Pustaka Utama, Mizan, Republika, Grasindo, Loka Media, Tiga Serangkai, Bentang Pustaka, Erlangga, Yudhistira,  Andi Yogyakarta dan lain sebagainya.

Contoh penerbit Indie yg ada dalam grup belajar menulis bersama PGRI:

YPTD

Gemala

Kamila Press Lamongan

KAMILA PRESS LAMONGAN sebagai Penerbit Indhei melayani cetak buku, jasa percetakan meliputi desain cover buku, Lay out, editing dan ISBN. Jasa Penerbitan KAMILA PRESS LAMONGAN dengan harga terjangkau. Dan sudah banyak menerbitkan buku buku karya para guru seluruh Indonesia.

·         Persyaratan penerbitan buku di KAMILA PRESS LAMONGAN:

·         Kirimkan naskah lengkap mulai judul, kata pengantar, daftar isi, naskah lengkap sesuai urutan daftar isi, daftar pustaka, biodata penulis dg fotonya dan Sinopsis ( ditempatkan di cover belakang). Kalau ada Endors dari pakar (orang ahli).

·         Ketik  A5 ukurannya 14,8 x 21 cm, spasi 1,15 ukuran fon 11 dan margin kanan 2 cm, kiri 2 cm, atas 2 cm dan bawah 2 cm. Gunakan huruf Arial, calibri atau Cambria dan masukkan dalam 1 file kirim ke WA sy atau email gusmukminin@gmail.com

Untuk judul dan Cover.

a.       Judul Buku

Untuk judul buku yang kurang pas penerbit KAMILA PRESS LAMONGAN akan membantu mengusulkan judul yang menarik kepada penulis.

     b.      Cover buku  

Penulis bisa mengirim Cover buku boleh  sdh Bpk ibu buat kami tinggal poles biar cantik dan menarik dg kesepakan Bpk ibu.

c.       KAMILA PRESS LAMONGAN

Bisa menyipkan Cover diminta penulis/pemesan       .

Penulis mengirim judul, nama lengkap dengan gelar, kata pengantar dari siapa.

Minta warna apa, boleh ada ada foto penulis atau gambar yg lain

Suka-suka.

Contoh :



 
sumber gambar milik cak Imin diambil dari WAG BELAJAR MENULIS BERSAMA PGRI Gel 18

Fasilitas di Penerbit KAMILA PRESS LAMONGAN

Selain mendapat fasilitas buatkan cover buku, layout, edit dan ISBN penulis juga dapat PO ( Pre Order ) buku promo buku dengan harganya serta dapat sertifikat dari penerbit yg kerja sama dengan pencetakan.

ULASAN

Dari pemaparan materi hingga daftar harga, tapi disini saya tidak menulis daftar gharga tersebut, Penulis pemula harus pandai mencari Penerbit Indie yang benar benar baik dan terpercaya. Pak Mukminin atau Cak Imin selain sebagai seorang Guru, Penulis juga seorang Penerbit Indie, bisa diandalkan untuk pencetakan buku para pemula selain YPTD dan Gemala.

 

Ok Sukses Cak Imin


 

Comments

IBU

BLOG SEBAGAI SARANA BELAJAR DAN MENGAJAR

DESIGN COVER BUKU YANG MENARIK

MEMBUAT FLYER DAN INFOGRAFIS